CONTOH SOAL UKOM GIZI DAN PEMBAHASANNYA

 CONTOH SOAL UKOM GIZI DAN PEMBAHASANNYA

LANDASAN ILMIAH ILMU GIZI


1.   Seorang pasien puskesmas datang ke pojok gizi dengan keluhan sariawan berat. Pelaksana gizi (TPG) kemudian melakukan pemeriksaan klinis pada pasien, dan menemukan gejala angular stomatitis dan cheilosis pada bagian mulut pasien. Gejala defisiensi zat gizi apakah yang ditunjukkan dengan tanda-tanda klinis tersebut?

a.       Defisiensi zat besi berat

b.      Defisiensi B2, B6, dan niacin

c.       Defisiensi vitamin C

d.       Defisiensi yodium

e.       Defisiensi vitamin D

Pembahasan:

Angular Stomatitis/Angular Cheilitis/Angular Cheilosis/Perleche: Kondisi sudut bibir mengalami peradangan sehingga menimbulkan luka, ditandai dengan pembengkakan dan bercak merah di bagian sudutnya.

Defisiensi vitamin B yang menyebabkan angular cheilitis adalah akibat dari kekurangan riboflavin (vitamin B2, asam folat, dan piridoksin (vitamin B6). Sedangkan vitamin lainnya yang juga tergabung di dalam vitamin B kompleks tidak menyebabkan terjadinya angular cheilitis walaupun menimbulkan lesi-lesi di rongga mulut.

 

2.   Seorang ibu datang ke Puskesmas dengan keluhan sakit pada mulut yang semakin hari semakin menjadi. Selain itu juga timbul kerak-kerak pada kulit, bibir, dan lidah. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa gejala ini adalah gejala penyakit cheilosis. Menderita kekurangan zat gizi apakah ibu tersebut?

a.       Vitamin B1

b.      Vitamin B2

c.       Vitamin B3 (Niacin)

d.       Vitamin B6

e.       Vitamin B12

Pembahasan:

Defisiensi vitamin B yang menyebabkan angular cheilitis adalah akibat dari kekurangan riboflavin (vitamin B2, asam folat, dan piridoksin (vitamin B6). Sedangkan vitamin lainnya yang juga tergabung di dalam vitamin B kompleks tidak menyebabkan terjadinya angular cheilitis walaupun menimbulkan lesi-lesi di rongga mulut.

 

3.  Seorang ahli gizi di Puskesmas Genuk Kota Semarang akan menyusun laporan tahunan untuk menghitung prevalensi gizi buruk. Data yang didapatkan adalah kasus gizi buruk bulan Januari sampai Juni didapatkan 8 kasus tahun lalu pada bulan Juli sampai Desember dari data operasi timbang ditemukan 12 kasus baru anak dengan status gizi buruk. Data seluruh balita di Wilayah Kerja Puskesmas (S) adalah 760 balita. Berapakah Prevalensi Gizi Buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Genuk?

a.       1,1%

b.       1,5%

c.       2,6%

d.       40%

e.       60%

Pembahasan:

Jumlah Gizi Buruk Januari-Juni = 8 balita

Jumlah Gizi Buruk Juli-Desember = 12 balita

Jumlah Seluruh Balita (S) = 760 balita

Prevalensi Gizi Buruk = [(8+12) / 760] x 100%

                                    = 2,6%

 

4.   Ny. M datang ke pojok gizi Puskesmas Pekuden Kota Semarang. Dilakukan pengumpulan data didapatkan data Antropometri BB=50 kg, TB=155 cm, aktivitas sedang. Ahli gizi akan menghitung kebutuhan zat gizi energi untuk Ny. Mn. Apakah data yang masih dibutuhkan?

a.       Sosial ekonomi

b.       Kebiasaan makan

c.       Riwayat penyakit

d.      Umur

e.       Pekerjaan

Pembahasan:

Pria = 66 + (13,7 x BB) + (5 x TB) – (6,8 x U)

Wanita = 655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)

 

5.     Ahli gizi diminta untuk menghitung kebutuhan energi sehari bagi seorang anak laki-laki umur 10 tahun dengan berat badan 20 kg. Bila menggunakan Rumus Nelson ada beberapa komponen yang harus diperhitungkan. Komponen apakah yang harus diperhitungkan?

a.       BM, aktivitas

b.       BM, aktivitas, dan SDA

c.       BM, aktivitas, SDA, dan pertumbuhan

d.       BM, aktivitas, SDA, dan terbuang lewat feses

e.       BM, pertumbuhan, aktivitas, SDA, dan terbuang lewat feses

Pembahasan:

Energi                        = 55 x BBI            = A

SDA                           = 5% x A               = B +

                                                                    C

Pertumbuhan             = 12% x C             = D +

                                                                    E

Aktivitas                    = 25% x E             = F +

                                                                    G

Feses                          = 10% x G            = H +

                                                                    I

Faktor Penyembuhan = 10% x I              = J +

                                                                    K

 

6.   Seorang anak datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa terdapat tanda kulit tampak kering dan bersisik, terdapat bercak bitot dan xerotis kornea. Dari data yang didapat akan dilakukan intervensi sesuai dengan masalah yang terjadi pada anak tersebut. Masalah gizi apa yang dialami anak tersebut?

a.       Kekurangan vitamin A

b.       Kekurangan vitamin C

c.       Kekurangan vitamian D

d.       Kekurangan vitamin E

e.       Kekurangan vitamin K

Pembahasan:

Tanda dan gejala kekurangan vitamin A:

§  Buruknya penglihatan dalam suasana remang-remang atau gelap (rabun senja)

§  Mata kering

§  Penipisan dan ulserasi kornea (keratomalacia)

§  Muncul bintik bitot, yaitu bercak berbusa di bagian putih mata yang bisa berbentuk lonjong, segitiga, atau tidak beraturan

§  Perforasi kornea

§  Gangguan penglihatan yang parah karena adanya kerusakan retina

§  Masalah kulit dan rambut, seperti kulit kering, rambut keirng, gatal-gatal (pruritus)

 

7.  Seorang balita mengalami kekurangan vitamin A yang ditandai dengan bagian putih mata kering, kusam dan tidak bersinar. Apakah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi tersebut?

a.       Xerosis Konjungtiva

b.       Bercak Bitot

c.       Xerosis Kornea

d.       Keratomalasia

e.       Ulserasi Kornea

Pembahasan:

Xerosis Konjungtiva: Kekeringan pada selaput lendir mata

Bercak Bitot : Bintik-bintik warna kelabu terang dan berbusa yang terdapat di konjungtiva mata

Xerosis Kornea/Xeropthalmia : Kekeringan pada selaput bening mata

Keratomalasia : Degenerasi kornea, awalnya kering, kemudian muncul ulserasi dan perforasi, biasanya terjadi pada anak kakektis

Ulserasi kornea : Luka terbuka yang berupa bintik atau area berwarna putih pada kornea

 

8.  Tuan X adalah penganut agama Advent. Ada beberapa pantangan makanan yaitu tidak boleh makan udang atau minum teh dan kopi. Orang tersebut dikelompokkan sebagai vegetarian. Apakah kelompok vegetarian yang dianut oleh orang tersebut?

a.       Vegan

b.       Lacto Vegan

c.       Ovo Vegan

d.      Lacto Ovo Vegan

e.       Fruitarian

Pembahasan:

Vegan : Makan sayur, buah, biji-bijian, menghindari semua produk hewani

Lacto Vegan : Konsumsi produk susu (keju, yogurt, susu), menghindari daging dan telur, ikan, unggas

Ovo Vegan : Makan telur, sama sekali tidak mengonsumsi daging merah, unggas, ikan, produk susu

Lacto Ovo Vegan : Makan telur dan produk susu, tidak makan daging sapi, babi, unggas, ikan, seafood

Semi Vegetarian : Makan daging unggas dan ikan, mengurangi mamalia

Pesco Vegan : Mengonsumsi produk tumbuhan, ikan, tidak mengonsumsi daging merah, unggas, telur, serta produk susu.

 

9.  Mahasiswa gizi membeli ikan segar seberat 200 gram, diketahui angka bdd ikan 80, jumlah kandungan protein per 100 gram ikan adalah 17 gram. Berapa jumlah protein ikan segar yang dimakan?

a.       13,6 gram

b.       16,3 gram

c.       18,6 gram

d.       22,7 gram

e.       27,2 gram

Pembahasan:

Berat : 200 gram

BDD : 80

Protein ikan per 100 g : 17 gram

Tahap 1       = %BDD x Berat                                                 Tahap 2 = Tahap 1 / 100 x Protein

                    = 80% x 200                                                                      = 160 / 100 x 17

                    = 160 gram                                                                        = 27,2 gram

 

10. Indikator kesehatan adalah ukuran yang menggambarkan atau menunjukkan status kesehatan sekelompok orang dalam populasi tertentu. Manakah yang termasuk dalam indikator kesehatan?

a.       Life expenditure

b.      Life expectancy

c.       Life experience

d.       Life existence

e.       Life exclusive

Pembahasan:

Indikator Kesehatan Nasional/Global terdapat pada RPJMN 2010-2014:

§  Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs)

§  Angka Harapan Hidup (Life Expectancy dan Mortality)

§  Penyebab kasus kesakitan dan kematian (Cause Specific Mortality and Morbidity)

§  Penyakit Menular Terpilih (Selected Infectious Diseases)

§  Cakupan Pelayanan Kesehatan (Health Service Coverage)

§  Faktor Risiko (Risk Factors)

§  Tenaga kesehatan, infrastruktur, dan obat-obatan penting (Health Workface Infrastructure and Essential Medicines)

§  Pengeluaran Kesehatan (Health Expenditure)

§  Ketidakadilan di bidang kesehatan (Health Inequities)

§  Statistik demografi dan sosial ekonomi (Demografi and Socioeconomic Statistic)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Jurusan Gizi Materi Karbohidrat

TUGAS ARTIKEL PERTAMA